Ada Apa Dengan Lari? Mungkin pertanyaan ini sejenis dengan
pertanyaan “kenapa lo milih olahraga ini?”
Di postingan ini gue mau sedikit sharing ttg kenapa akhir2
ini gue jadi suka running.
Kenapa gue share? karena gue pikir ada orang-orang yang
mungkin punya pengalaman atau goals yang sama kaya gue, jadi semoga lewat
tulisan yang panjang kali lebar ini, gue bisa nyebarin virus running ke lo
semua.
Basically motivasi dasar seseorang berolahraga tentunya
untuk kesehatannya, begitu juga gue. Menjaga kebugaran biar ga gampang sakit
menjadi alasan pertama gue. Adapun berbagai manfaat lainnya yang seabrek bisa
lo cari di internet.
Tahun lalu, aktvitas lari gue lakuin paling sebulan sekali
atau paling rajin dua minggu sekali, tergantung lagi sadar apa enggak atau ada
temen atau enggak.
Tapi 3 bulan terakhir ini gue nemuin alasan yang lebih besar
yang membuat gue ngerasa falling in love sama olahraga ini. Sorry RALAT mungkin
masih tahap pedekate sih..haha Oke apapun istilahnya, intinya gue mulai suka
lari-larian.
Buat gue running juga ngasih manfaat secara psikologis
dan sosial.
- Melatih Komitmen dan Konsistensi dalam mengejar Target
Awalnya gue lari ya lari aja, gak ada
target jarak ataupun waktu. Perlahan gue mulai ngerasa bosen apalagi dengan
trek yang itu-itu aja. Akhirnya gue mulai masang target kecil, mulai dari
ningkatin jumlah putaran (kalau di trek yang muter) atau juga diukur pake waktu
misalkan 30 menit ga boleh berhenti atau jalan. Harus lari terus.
Berhasil? Belum.
Diawal gue sering ngerasain ragu, lanjut
enggak lanjut enggak, selalu terlintas di pikiran “ngapain sih lo maksain diri
banget toh lo ga janji sama siapapun (buat mencapai target itu”. Tapi gue mikir
lagi, kalau nyelesain target segini aja gue nyerah, gue gak akan bisa ngejar
target yang lebih tinggi lagi. Baik itu dalam lari ataupun kehidupan gue yang
lainnya. Akhirnya disitulah gue mulai belajar buat megang komitmen sama target
yang udah gue tentukan dan konsisten sama apa yang udah gue mulai untuk gue
selesain sampe akhir.
Dan akhirnya satu persatu target mulai gue
capai. Mulai dari peningkatan jarak tempuh, stamina dan lain sebagainya. Rasa
bahagia ketika lo mencapai target yang udah lo tentuin itu sesuatu banget, even
mungkin buat sebagian orang pencapaian itu masih cupu alias belum ada
apa-apanya. Tapi gue mencoba melupakan itu, secara bertahap gue akan terus
meningkatkan target lari ke tahap selanjutnya.
Tanpa disadari, hal itu juga berpengaruh ke
dalam kehidupan gue sehari-hari. Gue mulai masang target kecil yang bisa gue
ukur dan kejar secara realistis. Tidak terlalu tinggi, hanya sedikit diatas
batas kemampuan gue sebelumnya. And its works, komitmen dan kosistensi yang gue
pelajari di lari bisa diterapkan dalam kehidupan gue.
- Lawan dalam berlari adalah diri sendiri
Di point sebelumnya sempet gue singgung
bahwa dalam lari sering ada godaan untuk berhenti, jalan aja, atau godaan
lainnya yang bikin lo nyerah sama target lari yang udah lo tentuin. Itu wajar
dan buat gue itulah tantangan sesungguhnya.
Lo gak perlu sirik, panas atau justru
minder melihat orang lain bisa lari lebih jauh atau lebih cepat dari apa yang
bisa lo lakuin sekarang. Bagi pemula jangan dulu ngejar target buat bisa setara
ataupun melampaui orang lain yang mungkin mereka udah latihan lebih lama atau
memang memiliki stamina yang bagus sejak awal. Fokus pertama kita adalah
meningkatkan kemampuan diri kita sendiri.
- Bisa Dilakukan Siapa Saja dan Dimana Saja
Lari menurut gue olahraga yang universal.
Siapapun lo, cowok –cewek, tua-muda, kaya-paspasan, orang selo-orang sibuk asalkah
sehat wal afiat dan bisa jalan, insyaAllah bisa lakuin olahraga ini.
Lari juga olahraga paling simple, bisa
dilakukan dimana saja. Lapangan, taman, jalanan, komplek perumahan sampe pantai
bisa dijadikan trek buat lari. Lo ga perlu bayar sewa tempat buat bisa olahraga
ini. Mayan kan lebih ekonomis haha.
Alhasil kita gak perlu ribet untuk lari
sama siapa dan dimana. Karena hampir semua orang bisa lo ajak lari dimana aja
yang lo mau.
- Bisa Dilakukan Sendiri atau Beramai-ramai
Lari juga olahraga yang fleksibel, lo bisa
lakuin sendiri ataupun rame-rame. Saat lo pengen sendiri atau emang ga ada
temen yang bisa lo ajak lari bareng, lo tetap bisa lakuin olahraga ini. Lari
ngelatih lo buat gak selalu bergantung sama orang. Di olahraga yang lain kaya
futsal, basket atau lainnya kita harus ada lawan baru bisa maen. Akhirnya kita
harus ngajakin temen, janjian dan nyocokin jadwal sama orang lain. Mending
kalau akhirnya jadi, kadang sering juga Cuma jadi wacana.
Lari dilakuin sendiri oke, tapi dilakukan
rame-rame tentu lebih seru.
- Dapet banyak temen baru dengan ikut komunitas
Nah kalau kamu suka lari rame-rame,
gabunglah sama komunitas. Di Indonesia banyak banget komunitas lari, yang
hampir punya cabang atau chapter di kota-kota besar. Sebut aja kaya
indorunners, fake runners, rush runner, werunjkt, you named it lah banyak kalau
mau cari di internet. Kalau enggak lo juga bisa bikin komunitas sendiri.
Selain lo punya temen, manfaat lain kalau
lo gabung komunitas adalah mereka punya program latihan yang gak monoton.
Jangan pikir mentang-mentang komunitas lari, kerjaannya Cuma lari bareng aja.
Ada beberapa program latihan kaya latihan Endurance, Strength and Anaerobic
Increase pokoknya yang bisa menunjang kemampuan lari.
Bahkan beberapa komunitas lari juga punya
program sosial, jadi selain olahraga lo juga bisa melakukan sesuatu yang
bermanfaat bagi orang lain. Dengan berkomunitas, kadang lo juga bisa dapetin
beberapa keuntungan sebagai anggota komunitas seperti dapat promo khusus dari toko
pakaian olahraga atau free trial di fitness club. Mayan kan?
Nah mungkin segitu dulu aja yang bisa gue share saat ini.
Buat lo yang mulai tertarik untuk nyoba olahraga ini dan mau join komunitas.
Yok gabung sama kita di @fakerunners_jogja !
JBS !! (jangan bosan
sehat) J



Tidak ada komentar:
Posting Komentar